Mengenal Penyebab, Gejala dan Obat Radang Tenggorokan

Mengenal Penyebab, Gejala dan Obat Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan merupakan penyakit yang kerap kali terjadi, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki tingkat polusi tinggi. Rasa sakit dan gatal pada tenggorokan serta sulit menelan makanan, tentu akan mengganggu aktivitas. Namun, apa sebenarnya penyebabnya? Bagaimana gejalanya? Obat radang tenggorokan seperti apa yang efektif? Berikut pembahasannya.

Penyebab

Radang tenggorokan atau faringitis merupakan kondisi di mana tenggorokan (faring) mengalami peradangan. Peradangan tersebut akan menimbulkan rasa sakit pada bagian belakang langit-langit mulut serta rasa sakit saat menelan makanan atau ludah. Bahkan, jika kasusnya berat, rasa sakit dapat timbul meskipun tidak menelan.

Ada banyak faktor yang menyebabkan faringitis, namun umumnya disebabkan akibat infeksi mikroorganisme, seperti bakteri streptococcus Sp., jamur candida dan virus seperti mononucleosis infectiosa. Selain mikroorganisme, beberapa hal juga dapat menyebabkan peradangan, seperti asap rokok, efek cedera (gesekan fragmen tulang) dan alergi.

Gejala

Radang tenggorokan akan menimbulkan gejala umum yang terjadi pada seluruh tubuh, seperti demam, sakit kepala, mual dan lemas. Gejala umum ini dapat muncul pada peradangan yang disebabkan oleh infeksi bakteri maupun virus.

Selain itu, adapun gejala khusus yang muncul pada tenggorokan, antara lain rasa sakit saat menelan jika peradangan terjadi pada faring dan suara menjadi serak jika peradangan terjadi pada laring. Jika peradangan tersebut disebabkan oleh virus, umumnya akan disertai dengan batuk dan pilek.

Penanganan

Pada dasarnya tidak ada obat radang tenggorokan yang pasti, karena sangat bergantung pada penyebab peradangan itu sendiri. Jika peradangan disebabkan oleh bakteri, antibiotik cukup efektif untuk digunakan. Jika penyebabnya adalah virus, perawatan suportif lebih efektif dibanding menggunakan obat-obatan.

Anda juga bisa menggunakan obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit, seperti paracetamol, ibuprofen, aspirin dan naproxen. Perlu diperhatikan juga, jika Anda memiliki masalah lambung, sebaiknya gunakan paracetamol saja. Pasalnya obat lainya memiliki efek yang kurang baik bagi lambung.

Selain obat-obatan, ada cara lain yang bisa Anda gunakan untuk meredakan nyeri, seperti berkumur dengan menggunakan air garam hangat atau mengonsumsi tablet hisap. Kedua cara tersebut cukup efektif meringankan rasa sakit.

Umumnya radang tenggorokan disertai dengan demam, jadi usahakan untuk selalu menjaga asupan cairan agar tidak dehidrasi. Jika sulit untuk minum, Anda bisa beristirahat untuk mengurangi kebutuhan cairan atau konsumsi cairan yang mudah diserap tubuh seperti kaldu atau cairan gula.

Hindari mengonsumsi kafein, yang dapat menyebabkan peningkatan sekresi cairan. Terakhir, perbanyaklah istirahat untuk mempercepat proses penyembuhan, terutama jika penyebabnya adalah infeksi virus.

Demikian ulasan singkat tentang penyebab, gejala dan obat radang tenggorokan. Biasanya radang tenggorokan akan hilang dalam waktu satu minggu. Jika peradangan tak kunjung hilang, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup, parenting, kehamilan dan anak bisa Anda baca di laman parenting.orami.co.id.

Written by