Pinjaman Online digibank KTA Sebagai Dana Darurat, Bisakah?

Pinjaman Online digibank KTA Sebagai Dana Darurat, Bisakah?

Hidup tak selamanya mulus semulus tol pantura. Begitulah kira-kira untuk menggambarkan bahwa dalam menjalani kehidupan kita mesti juga berhati-hati dan mempersiapkan dana untuk keperluan darurat. Kondisi darurat banyak macamnya, intinya kondisi yang membuat kita tak sanggup lagi menutup biaya dari uang belanja harian kita. Berikut adalah beberapa keadaan darurat teratas yang dihadapi orang:

  • Kehilangan pekerjaan.
  • Darurat medis atau gigi.
  • Perbaikan rumah yang tidak terduga.
  • Masalah mobil (rusak/mogok) tiba-tiba.
  • Biaya perjalanan yang tidak direncanakan.

Dalam kondisi seperti ini kita terpaksa menguras tabungan untuk menutup biayanya. Jika tak juga cukup, bagaimana solusinya? Pinjaman online digibank KTA bisa jadi alternatif. Bukan sekedar pinjaman online biasa, tapi pinjaman tanpa agunan yang punya banyak fitur manfaat. Apa sajakah fiturnya?

Sebelum mengarah ke fitur pinjaman online tak ada salahnya melihat fakta yang dilansir dari investor.vanguard.com, dalam sebuah studi terbaru menemukan bahwa banyak orang yang disurvei saat ini atau baru-baru ini:

  • Punya tagihan medis yang belum dibayar: 26%.
  • Punya tagihan utang: 22%.
  • Mengambil pinjaman dari tabungan pensiun mereka: 14%.
  • Mengambil dana pensiun sebelum waktunya: 10%.
  • Memiliki lebih dari satu pembayaran KPR terlambat: 13%.
  • Diajukan bangkrut: 3,5%.

Sumber: FINRA Investor Foundation Pendidikan Studi Kemampuan Finansial Nasional, 2012.

Fitur digibank KTA, Bukan Sekedar Pinjaman Online Biasa

Banyak yang terjebak saat kondisi darurat menggesek kartu kredit untuk menutup biaya. Tidak salah sih, tapi coba bandingkan fitur digibank KTA berikut ini. Kalian akan tergoda untuk menjadikannya partner dalam menjaga diri dalam kondisi darurat nantinya.

  • Apply pinjaman online 24 jam, kapan saja
  • Persetujuan cepat, dalam 60 detik
  • Download Aplikasi digibank by DBS
  • Verifikasi Biometrik dengan agen digibank
  • Pinjaman cair cepat dan langsung hingga Rp 80 juta secara real time

Bagaimana Cara Mendapatkan digibank KTA?

Pengajuan digibank KTA dibagi menjadi 2 kategori, nasabah dan non nasabah. Sama mudahnya kok, caranya:

Pengajuan digibank KTA yang belum menjadi nasabah:

  1. Apply di go.dbs.com/kta
  2. Persetujuan dalam 60 detik
  3. Download Aplikasi digibank by DBS
  4. Verifikasi Biometrik dengan agen digibank
  5. Cair langsung ke rekening digibank

Pengajuan digibank KTA yang sudah menjadi nasabah:

  1. Download Aplikasi digibank by DBS
  2. Klik Personal Loan di menu Utama aplikasi
  3. Lengkapi data diri
  4. Tunggu konfirmasi persetujuan kredit
  5. Pilih limit pinjaman dan tenor yang diinginkan
  6. Persetujuan dalam 60 detik dan dana cair secara real-time.

Tahukah kalian bahwa menyimpan uang tidak selalu mudah, dan jika itu tak juga dilakukan, maka setidaknya kalian punya digibank KTA sebagai solusinya.

3 Manfaat Memiliki Uang Darurat

Selain untuk menjaga stabilitas keuangan, ada banyak manfaat lain memiliki cadangan dana darurat. Berikut ini ulasannya:

Dana darurat membantu menghindarkan Anda dari stres

Tidak mengherankan bahwa ketika kehidupan menghadapkan Anda pada keadaan darurat, kondisi itu bisa mengancam kesejahteraan finansial Anda dan menyebabkan stres. Jika Anda hidup tanpa jaring pengaman, Anda hidup di ujung “finansial” tanpa bisa berharap dapat bertahan tanpa mengalami krisis. Dana darurat memberi Anda rasa percaya diri bahwa Anda dapat menangani semua peristiwa tak terduga dalam hidup ini tanpa menambah kekhawatiran uang terkuras habis saat kondisi musibah itu menimpa.

Dana darurat membuat Anda terhindar dari membuat keputusan keuangan yang buruk

Pernah atau bahkan sering dengar iklan jual rumah karena butuh uang cepat? Harga pasti dibanting jauh lebih murah dari harga pasar. Ini adalah salah satu contoh mengambil keputusan keuangan yang buruk. Tak ada jalan lain karena terdesak dan terpaksa. Padahal kalau Anda mengenal pinjaman online digibank KTA, kondisi seperti itu tak perlu terjadi.

Written by