Sebelum Cetak Roll up Banner, Terapkan Dulu 7 Tips Desain Ini

Sebelum Cetak Roll up Banner, Terapkan Dulu 7 Tips Desain Ini

Cetak roll up banner dengan metode print on demand benar-benar menjadi primadona di kalangan UMKM. Sebab, dengan adanya fasilitas tersebut, pihak UMKM jadi bebas menentukan desainnya sebelum dicetak. Khusus untuk yang belum pernah coba, silakan terapkan 8 tips desain ini dulu agar hasil cetakan nantinya bisa sesuai keinginan.

  1. Taruh Logo pada Bagian Paling Atas

Para audien memiliki kecenderungan untuk menilai suatu logo dalam waktu kurang dari 10 detik. Bagaimana pula jika logo justru ditempatkan di area tengah atau bawah banner? Padahal logo merupakan salah satu identitas utama bagi merek. Meski hanya 10 detik, asalkan kesan kerennya sampai ke audien itu sudah lebih dari cukup.

  1. Pertimbangkan Ruang pada 4 Area Banner

Keempat area yang dimaksud adalah kanan, kiri, atas, dan bawah banner. Mayoritas audien ketika berhadapan dengan roll up banner itu akan mencermati 4 area itu. Misalnya dari kiri ke kanan, atas ke bawah, ataupun sebaliknya. Keempat area itu jelas tidak bisa diisi dengan informasi terkait promosi. Namun bisa ditonjolkan dengan pemilihan background yang tepat.

  1. Gunakan Gambar atau Foto dengan Resolusi Tinggi

Berhubung pesan roll up banner-nya via online, maka harus mempertimbangkan faktor ini. Sebab, ketika kualitas gambar atau fotonya rendah, hasil cetakan juga bisa pecah-pecah. Oleh karena itu, jangan segan-segan untuk menggunakan kamera terbaik agar bisa memenuhi resolusi yang disyaratkan. Untuk software desainnya bisa pakai Adobe Illustrator.

  1. Tonjolkan Penggunaan Warna yang Mendukung

Warna pada desain roll up banner juga menjadi salah satu yang paling menarik perhatian bagi audien. Sebaiknya, pilih warna yang mampu mendukung keseluruhan logo, foto, serta informasi penting di dalam banner. Tingkatkan pula pemahaman terkait sifat-sifat warna. Misalnya menggunakan warna hitam untuk menciptakan kesan serius dan formal.

  1. Pertimbangkan Soal Tipografi pada Banner

Tipografi dalam dunia desain itu memiliki seninya sendiri. Adanya ilmu tipografi bisa membuat keberadaan teks, spasi, logo, gambar, dan elemen lainnya bisa tampil secara harmonis. Pemanfaatan teknik tipografi juga bisa membuat hasil desain roll up banner jadi lebih artistik. Satu saja elemen yang letaknya salah, bisa berpengaruh pada lainnya.

  1. Ciptakan Desain yang Unik dan Bersahabat

Bayangkan ketika roll up banner sudah jadi dan diletakkan di dekat pintu masuk. Katakanlah Anda sebagai pemilik restoran. Bagaimana perasaan Anda jika para pengunjung hanya cuek dan lewat begitu saja? Bandingkan dengan pengunjung yang baru datang tapi langsung selfie di depan banner gara-gara tertarik dengan desainnya. Bukankah yang ini lebih bagus?

Kesan seperti itu hanya bisa diciptakan oleh desainer yang benar-benar paham kecenderungan audien. Ia bisa mengimajinasikan seolah-olah audien tengah berinteraksi dengan banner. Untuk eksekusinya, tentu butuh keberanian dalam hal bereksperimen. Maka dari itu, jangan sungkan-sungkan untuk meng-hire desainer profesional.

  1. Tentukan Ukuran Banner yang Tepat

Di beberapa penyedia jasa percetakan online, umumnya sudah disediakan pilihan ukuran roll up banner. Biasanya ukuran yang disediakan terentang antara 13 inci hingga 10 kaki. Panjang atau lebarnya ukuran tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan pemasaran. Misalnya ketika ingin digunakan untuk pelengkap iklan produk, maka pilih ukuran kecil saja.

Saat ini, proses cetak roll up banner sudah bisa dilakukan via online. Anda hanya perlu menyediakan desainnya saja. Kemudian pilih produk, ukuran, dan bayar deh. Di salah satu platform percetakan online seperti Printerous.com bahkan sudah ada template gratis untuk keperluan berbagai desain. Nah, templat itu bisa Anda gunakan untuk bikin roll banner.

Written by